Selasa, 21 Juni 2016

NEGARA MABUK



Apa jadinya apabila....
Rakyatnya mabuk, pemimpinnya juga mabuk....??
Muridnya mabuk, gurunya juga mabuk....??
Pasiennya mabuk, dokternya juga mabuk....??
Penjahatnya mabuk, polisinya juga mabuk....??
Penumpangnya mabuk, supirnya juga mabuk...??

Selasa, 07 Juni 2016

JANGAN BERPUASA KAYAK ORANG-ORANG INI!!!



Allah SWT menjelaskan bahwa jangan mengikuti kebanyakan orang.
 Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)(Q.S. Al An’am 6: 116)
            Karena memang kebanyakan orang di dunia ini kafir, bukan muslim. Jumlah umat Islam di dunia ini kurang lebih hanya 23% saja. Nah, dari 23% tersebut pun banyak persepsi yang salah mengenai berbagai hal. Dalam hal ini akan kita bahas persepsi yang salah dalam hal mengerjakan ibadah puasa. Makanya jangan berpuasa kayak orang-orang ini!!!

NASIB SYETAN MANUSIA DI BULAN RAMADHAN



Saat mendengar suara adzan dan iqamah berkumandang:
Saat Nasib syetan berbentuk jin lari terbirit-birit sampai tidak mendengar suara adzan lagi. Namun begitu adzan selesai kembali lagi lalu lari terbirit-birit lagi begitu iqamah dikumandangkan dan begitu iqamah sudah selesai kembali lagi untuk menganggu orang shalat.
Tapi kalau syetan manusia mendengar suara adzan
dan iqamah justru ketawa-tawanya makin kenceng... hihihihihi.. persis kayak kuntilanak... karena memang saudaranya atau bahkan syetan itu sendiri... Jadi, dia menganggu orang saat adzan, iqamah dan shalat.

Sabtu, 04 Juni 2016

MASIH PENGEN JADI ORANG KAYA?


1.       Mengapa kamu wahai fakir miskin pengen jadi orang kaya sementara orang kaya tidak mau menjadi seperti anda?
2.       Ketahuilah wahai fakir miskin, kebanyakan orang kaya (tidak semua) memandang anda rendah, mencela anda, mencerca anda... tetapi mengapa anda justru menghormati mereka, tunduk pada mereka, memberikan apa yang dia mau, engkau turuti keinginan mereka sementara engkau tahu itu melanggar aturan Allah SWT, melanggar nilai dan norma... mengapa pula anda masih menunduk-nunduk ketika di depan mereka sementara mereka angkuh saat berjalan di depanmu..

Minggu, 29 Mei 2016

Pilih Mana???



Warga Jakarta (kemungkinan juga terjadi di daerah dan negara lain) sering dihapkan pada dua pilihan:
“Mana yang lebih baik; pemimpin muslim tetapi korupsi atau pemimpin non-muslim tetapi jujur?”

Selasa, 17 Mei 2016

Teruntuk Kamu yang Anti Arab



Teruntuk engkau yang saat ini begitu membenci Arab... mari sejenak kita merenung!!!
Coba engkau tanyakan kepada anak SD....

Senin, 07 Maret 2016

Di Saat Syetan Lagi Kesel

Konon katanya setan selalu kesel saat mengoda manusia. Kesel bukan karena tidak berhasil tetapi kesel karena sangat berhasil mengoda manusia. Bahkan keberhasilannya melebihi apa yang dia targetkan. Misalnya, pada suatu ketika setan mengoda manusia yang namanya sebut saja dengan si bunga. Dia digoda dengan makanan yang begitu lezat yang kebetulan milik si Indah. Si Bunga sangat menginginkan makanan itu tetapi malu mau meminta. Biasa jaim (jaga image). Setan lalu melancarkan godaannya agar si Bunga mengambil secuil saja makanan itu.

Kita Bangsa yang Toleran

Kita ini, bangsa Indonesia merupakan bangsa yang begitu toleran. Bagaimana tidak, di tengah-tengah umat Islam yang mayoritas kami masih mau berbagi tempat dengan mereka yang non-muslim. Bukan hanya berbagi tempat dalam artian wilayah.

Rabu, 24 Februari 2016

Kebijakan yang Tak Bijak

Larangan membawa handphone ke sekolah bukanlah suatu larangan yang baru. Jauh sebelum itu, sejumlah sekolah telah mengeluarkan kebijakan tersebut. Hanya saja sekarang ini, peraturan tersebut akan menjadi sebuah peraturan yang berlaku di semua sekolah di Indonesia. Pelarangan membawa handphone ke sekolah ada beberapa maksud, diantaranya agar siswa bisa fokus dalam belajar, tidak mengambil contekan dari internet, menanyakan jawaban kepada temannya melalui sms, BBM, dan yang lainnya serta untuk menghindarkan siswa dari konten-konten pornografi.

M. Nasir, Terus Maju Pantang Mundur

Menristek (Menteri Riset dan Teknologi), M. Nasir membuat suatu prestasi yang luar biasa. Beliau berani secara tegas melarang LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) masuk ranah lingkungan kampus. Langkah ini pasti mendapatkan banyak dukungan dari rakyat Indonesia yang normal (bukan aktor LGBT) namun akan mendapatkan penentangan keras dari rakyat Indonesia yang tidak normal alias ada kelainan dari cara berpikir mereka (para aktor dan pendukung LGBT).
M. Nasir teruslah maju pantang mundur. Terus lawan LGBT. Jangan sampai terjebak oleh kata-kata manis mereka. Biasanya dalam membenarkan aksinya mereka selalu berbicara mengatas namakan dua hal, yakni:

Rabu, 30 Desember 2015

TUTORIAL SINGKAT MEREKAM AUDIO MELALUI MS. POWERPOINT 2010

Kali ini blog Indonesia Cerdas akan membagikan tutorial singkat mengenai cara merekam audio melalui Ms. Powerpoint 2010. Berikut ini tata caranya:
1. Nyalain dulu komputer, laptop, netbook atau apalah yang mendukung program powerpoint. Karena kalau gak dinyalain gimana cara pakenya. Temen-temen tentunya juga sudah tahu kan gimana cara ngenyalainnya. Kalau belum malu dong ama semut merah yang berbaris di dinding... hehehe...

Selasa, 22 Desember 2015

Dari Animisme Hingga Monotheisme

Dari Animisme hingga Monotheisme
1. Perkembangan Kepercayaan Manusia
Perkembangan kepercayaan manusia diawali dengan kepercayaan monotheisme. Yakni, meyakini bahwa Tuhan itu satu pribadi tanpa sekutu dan anak. Kepercayaan ini dibawa oleh manusia pertama di bumi ini, yaitu Nabi Adam AS. Dari Nabi Adam AS ini, kemudian ajaran monotheisme diestafetkan (diteruskan) oleh Para Nabi dan Rasul setelahnya. Ajaran monotheisme akan senantiasa ada di muka bumi hingga akhir zaman kelak.

Allah SWT Tidak Menciptakan Keburukan


Allah SWT adalah Dzat Maha Pencipta. Dia-lah yang menciptakan segala hal yang ada di alam semesta ini. Bumi, langit, tumbuh-tumbuhan, hewan, air, termasuk kita sebagai manusia juga diciptakan olehnya dan semua hal yang ada tidak lepas dari penciptaan Allah SWT. Kemudian yang menjadi pertanyaan, apakah Allah SWT juga menciptakan keburukan dan kejahatan?

Tegas dan Tidak Plin-Plan Namun Tetap Menghormati Terhadap Perbedaan Pendapat


Merupakan suatu realitas yang tidak bisa dipungkiri bahwa umat Isam terpecah ke dalam beberapa golongan. Dan masing-masing golongan mempunyai pemahaman dan amalan yang berbeda-beda. Lalu kita harus begaimana? Golongan mana yang seharusnya kita pilih? Adapun banyak orang-orang yang alih-alih tidak mau bergolongan (dianggap ikut kepada golongan tertentu) tetapi pada kenyataannya pemikiran dan amalannya mengikuti suatu golongan tertentu. Lalu kalau begitu apa bedanya?

Yuk, Main Hujan-Hujanan

Musim kemarau telah berlalu, musim penghujan datang menyapa. Langit mendung mulai melepaskan muatannya, titik-titik air berlomba-lomba mencapai bumi. Ada yang senang dengan hawa sejuknya, ada yang riang karena bisa mendengar suara katak bersahutan, dan ada yang cukup puas meski hanya melihat tetes-tetes hujan dari balik jendela. Di saat orang-orang bergegas mencari tempat berteduh, kaki-kaki kecil justru mulai berlarian . Sebuah musim yang ditunggu-tunggu. Namun ketika benar-benar datang, banyak orang yang awalnya berharap justru sekarang menjadi pengeluh. Selain karena musim penghujan ini membawa banjir di berbagai tempat, hujan kadang dianggap menganggu aktivitas sehari-hari. Misalnya, menjadi terlambat datang ke kantor karena hari sedang hujan lebat. Atau pulang kantor menjadi kemalaman karena harus berteduh sampai hujan reda. Di jalan terlihat semrawut oleh para pengguna jalan, baik yang mengendarai sepeda motor maupun mobil yang ingin saling mendahului agar segera sampai ke tempat tujuan tanpa kehujanan.
Namun tahukah anda apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW ketika turun hujan?

Cinta Itu....

Cinta Tuhan, itu iman
Cinta tanah air, itu nasionalis
Cinta ortu, itu bakti
Cinta diri sendiri, itu pasti
Cinta perempuan, itu alam

Kamis, 12 November 2015

Kaya Tak Bahagia, Mungkin Kebanyakan Dosa

Sering kita mendengar pepatah klasik bahwa orang kaya tak selalu bahagia. Pepatah tersebut tidak seratus persen benar namun juga tidak seratus persen benar. Artinya, bisa benar juga bisa salah tergantung dari orang kaya yang dimaksud. Jangan dikira dalam gedung-gedung bertingkat tak ada rintihan dan air mata. Tak selamanya mereka yang tidur di atas kasur yang empuk bisa tidur lebih nyenyak dibandingkan dengan mereka yang tidur beralaskan koran di emperan toko. Tak selamanya pula mereka yang sering makan di restoran-restoran mewah luar negeri lebih terasa enak dibandingkan dengan mereka yang hanya bisa makan dengan sambal dan ikan asin. Tak selamanya mereka yang berpakaian serba mewah, badannya lebih sehat daripada mereka yang berpakaian compang-camping. Singkat kata, kebanyakan orang kaya tak seperti bayangan kita selama ini. Bisa menikmati segala yang mereka punya dengan penuh kenikmatan dan kepuasan.

Jumat, 23 Oktober 2015

Tegas dan Tidak Plin-Plan Namun Tetap Menghormati Terhadap Perbedaan Pendapat



Merupakan suatu realitas yang tidak bisa dipungkiri bahwa umat Isam terpecah ke dalam beberapa golongan. Dan masing-masing golongan mempunyai pemahaman dan amalan yang berbeda-beda. Lalu kita harus begaimana? Golongan mana yang seharusnya kita pilih? Adapun banyak orang-orang yang alih-alih tidak mau bergolongan (dianggap ikut kepada golongan tertentu) tetapi pada kenyataannya pemikiran dan amalannya mengikuti suatu golongan tertentu. Lalu kalau begitu apa bedanya?

Minggu, 06 September 2015

Bahasa dan Sastra Indonesia: Pulang kampung Karya Suhardi

Bahasa dan Sastra Indonesia: Pulang kampung Karya Suhardi:    Begitu nyampe di rumah aku kemudian menceritakan banyak hal kepada kedua orang tuaku. Mereka pun juga sesekali bertanya tentang kead...

Rabu, 02 September 2015

Ikrar Keimanan Muslimah Sejati



Sungguh kesejatian keimanan seorang muslimah baru benar-benar terbukti saat ujian itu datang. Melalui ujian tersebutlah yang akan membedakan apakah benar-benar beriman ataukah pura-pura. Dalam sejarah kita mengenal kisah seorang muslimah yang berhasil membuktikan kebenaran imannya. Berikut ini kisahnya.