Senin, 07 Maret 2016

Kita Bangsa yang Toleran

Kita ini, bangsa Indonesia merupakan bangsa yang begitu toleran. Bagaimana tidak, di tengah-tengah umat Islam yang mayoritas kami masih mau berbagi tempat dengan mereka yang non-muslim. Bukan hanya berbagi tempat dalam artian wilayah.

Rabu, 24 Februari 2016

Kebijakan yang Tak Bijak

Larangan membawa handphone ke sekolah bukanlah suatu larangan yang baru. Jauh sebelum itu, sejumlah sekolah telah mengeluarkan kebijakan tersebut. Hanya saja sekarang ini, peraturan tersebut akan menjadi sebuah peraturan yang berlaku di semua sekolah di Indonesia. Pelarangan membawa handphone ke sekolah ada beberapa maksud, diantaranya agar siswa bisa fokus dalam belajar, tidak mengambil contekan dari internet, menanyakan jawaban kepada temannya melalui sms, BBM, dan yang lainnya serta untuk menghindarkan siswa dari konten-konten pornografi.

M. Nasir, Terus Maju Pantang Mundur

Menristek (Menteri Riset dan Teknologi), M. Nasir membuat suatu prestasi yang luar biasa. Beliau berani secara tegas melarang LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) masuk ranah lingkungan kampus. Langkah ini pasti mendapatkan banyak dukungan dari rakyat Indonesia yang normal (bukan aktor LGBT) namun akan mendapatkan penentangan keras dari rakyat Indonesia yang tidak normal alias ada kelainan dari cara berpikir mereka (para aktor dan pendukung LGBT).
M. Nasir teruslah maju pantang mundur. Terus lawan LGBT. Jangan sampai terjebak oleh kata-kata manis mereka. Biasanya dalam membenarkan aksinya mereka selalu berbicara mengatas namakan dua hal, yakni:

Rabu, 30 Desember 2015

TUTORIAL SINGKAT MEREKAM AUDIO MELALUI MS. POWERPOINT 2010

Kali ini blog Indonesia Cerdas akan membagikan tutorial singkat mengenai cara merekam audio melalui Ms. Powerpoint 2010. Berikut ini tata caranya:
1. Nyalain dulu komputer, laptop, netbook atau apalah yang mendukung program powerpoint. Karena kalau gak dinyalain gimana cara pakenya. Temen-temen tentunya juga sudah tahu kan gimana cara ngenyalainnya. Kalau belum malu dong ama semut merah yang berbaris di dinding... hehehe...

Selasa, 22 Desember 2015

Dari Animisme Hingga Monotheisme

Dari Animisme hingga Monotheisme
1. Perkembangan Kepercayaan Manusia
Perkembangan kepercayaan manusia diawali dengan kepercayaan monotheisme. Yakni, meyakini bahwa Tuhan itu satu pribadi tanpa sekutu dan anak. Kepercayaan ini dibawa oleh manusia pertama di bumi ini, yaitu Nabi Adam AS. Dari Nabi Adam AS ini, kemudian ajaran monotheisme diestafetkan (diteruskan) oleh Para Nabi dan Rasul setelahnya. Ajaran monotheisme akan senantiasa ada di muka bumi hingga akhir zaman kelak.

Allah SWT Tidak Menciptakan Keburukan


Allah SWT adalah Dzat Maha Pencipta. Dia-lah yang menciptakan segala hal yang ada di alam semesta ini. Bumi, langit, tumbuh-tumbuhan, hewan, air, termasuk kita sebagai manusia juga diciptakan olehnya dan semua hal yang ada tidak lepas dari penciptaan Allah SWT. Kemudian yang menjadi pertanyaan, apakah Allah SWT juga menciptakan keburukan dan kejahatan?

Tegas dan Tidak Plin-Plan Namun Tetap Menghormati Terhadap Perbedaan Pendapat


Merupakan suatu realitas yang tidak bisa dipungkiri bahwa umat Isam terpecah ke dalam beberapa golongan. Dan masing-masing golongan mempunyai pemahaman dan amalan yang berbeda-beda. Lalu kita harus begaimana? Golongan mana yang seharusnya kita pilih? Adapun banyak orang-orang yang alih-alih tidak mau bergolongan (dianggap ikut kepada golongan tertentu) tetapi pada kenyataannya pemikiran dan amalannya mengikuti suatu golongan tertentu. Lalu kalau begitu apa bedanya?